Temufi

Blog Temufi Lifestyle dan Bisnis

Chelsea mendapat angin segar menjelang duel di Final Piala FA melawan Leicester City nanti malam. Pemain tengah andalan Chelsea, N'Golo Kante siap diturunkan oleh Thomas Tuchel dalam laga Final Piala FA menghadapi Leicester City. Laga sengit Final Piala FA antara Chelsea vs Leicester City ini akan berlangsung di Stadion Wembley, Sabtu (15/5/2021) pukul 23.00 WIB.

Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel harus melakukan pengorbanan besar untuk dapat memainkan N'Golo Kante di Final Piala FA ini. Eks juru racik strategi PSG itu mesti menyimpan N'Golo Kante dalam laga terakhir The Blues di Liga Inggris saat berhadapan dengan Arsenal. Keputusan tersebut harus dibayar mahal lantaran Kai Havertz cs harus menelan kekalahan di kandang sendiri.

Lini tengah The Blues tampil bak macan ompong kala ditinggal Kante. Aliran bola dan intersep yang biasa ditampilkan gelandang asal Prancis ini belum bisa digantikan oleh pemain lain. Kekalahan atas Arsenal itu pun menempatkan mereka dalam posisi sulit di klasemen Liga Inggris.

Namun, Thomas Tuchel berharap keputusannya menepikan Kante di laga tersebut berbuah manis nanti malam. Laga Final Piala FA menghadapi Leicester City dipandang Tuchel menjadi prioritas yang perlu diutamakan pada pekan ini. Pelatih berusia 47 tahun itu pun dapat mengambil sisi baik dari keputusannya mencadangkan Kante saat jumpa Arsenal lalu.

Dalam sesi jumpa pers sebelum Final Piala FA, Thomas Tuchel mengonfirmasi N'Golo Kante bakal siap bertempur untuk The Blues. Pemain berusia 30 tahun itu tak mengalami masalah kebugaran apapun setelah mendapatkan penanganan terbaik dari tim medis Chelsea. "Kami mengambil keputusan bersama, saya dan N'Golo dan staf medis memutuskan untuk memberinya istirahat di laga melawan Arsenal,' ungkap N'Golo Kante dikutip dari laman Football London .

"Dia mendapatkan perawatan di Achilles kanan. Itu adalah pengaturan untuk rasa sakitnya, itu bukan sebuah cedera yang berat." "Tidak ada yang perlu ditakutkan dari itu semua," sambungnya. Untuk itu, Thomas Tuchel menyiratkan pesan akan memainkan sang gelandang andalan sejak menit awal.

Kante pun diharapkan dapat bermain penuh selama 90 menit untuk mengawal lini tengah The Blues dari ancaman yang ditimbulkan Leicester City. "Dia berlatih secara penuh kemarin dan tidak mengeluhkan apapun," tukas Tuchel. "Dia akan bermain sejak awal dan mengakhiri laga bagi kami," ujarnya.

Kehadiran eks pemain Leicester City ini diharapkan dapat mengubah peruntungan Chelsea di Final Piala FA. Meski tim yang dimiliki Roman Abramovich ini memiliki raihan 8 trofi Piala FA, tetapi The Blues ibarat diliputi ketidakberuntungan saat tampil di laga puncak. Dalam empat tahun ke belakang, mereka sejatinya mampu mencapai laga final sebanyak tiga kali.

Namun, The Blues hanya bisa menjadi yang terbaik dalam satu kali kesempatan saja. Laga Final Piala FA 2020/2021 ini akan menjadi yang keempat bagi Chelsea dalam 5 tahun terakhir. Thomas Tuchel berharap banyak pada kemampuan N'Golo Kante dalam mengawal lini tengah.

Ditambah lagi, sang pemain tengah mencapai usia emas dalam dunia sepak bola. Jika berhasil mengalahkan The Foxes, mereka akan meraih gelar ke 9 di kompetisi sepak bola tertua di dunia. Serta menjadi pemanasan yang sempurna untuk menyambut laga Final Liga Champions 2021 yang akan dilaksanakan akhir bulan nanti.

RELATED ARTICLES

Anggota DPR RI Minta Pemerintah Telusuri Penyebar Isu Pembubaran MUI, Sebut Bisa Ancam Persatuan

Anggota DPR RI Fraksi PKS Syahrul Aidi Maazat mengingatkan pemerintah untuk berhati hati menyikapi adanya isu publik terkait pembubaran Majelis Ulama Indonesia (MUI). Menurut Syahrul Aidi, isu ini sangatsensitif dalam kehidupan beragama dan bernegara. Sehingga, dikhawatirkanberpotensi merusak keharmonisan kehidupan bernegara ke depannya. "Penangkapan beberapa ulama…

Anggota DPR RI Minta Pemerintah Telusuri Penyebar Isu Pembubaran MUI, Sebut Bisa Ancam Persatuan

Anggota DPR RI Fraksi PKS Syahrul Aidi Maazat mengingatkan pemerintah untuk berhati hati menyikapi adanya isu publik terkait pembubaran Majelis Ulama Indonesia (MUI). Menurut Syahrul Aidi, isu ini sangatsensitif dalam kehidupan beragama dan bernegara. Sehingga, dikhawatirkanberpotensi merusak keharmonisan kehidupan bernegara ke depannya. "Penangkapan beberapa ulama…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *